Ini adalah alasan mengapa mahasiswa demo lagi di tahun 2008:
1. Kuliah nggak menarik.
2. Mau eksperimen gimana kalo Habibie turun, trus diganti Harmoko.
3. Secara sukarela mau jadi pahlawan reformasi berikutnya (mumpung TAP MPR tentang Pahlawan Reformasi Belum ditetapkan).
4. Susah milih masuk partai mana.
5. Berharap masuk CNN (Lagi?)
6. Lagi megang Dollar dalam jumlah besar (berharap supaya nilai Dollar naik lagi).
7. Cari jodoh.
8. Berharap makan gratisan lagi (dari Ariifin Panigoro).
9. Takut cepet lulus, karena nggak ada kerjaan.
10. Kuliah Kerja Nyata untuk Jurusan Politik (kalo sampai menginap, dapat 6 SKS)
11. Udah kangen sama ABRI dan Polisi.
12. Salah masuk jurusan.
13. IBM (Intel Belagak Mahasiswa).
14. Benci sama Bob Hasan tapi nggak tau harus bagaimana.
15. Mau tahu reaksi Jendral Wiranto akan bagaimana.
16. Benci sama Beddu Amang tapi nggak tau harus bagaimana.
17. Menuntut digantinya pasal 2 UUD'45 menjadi "Kedaulatan berada ditangan Demonstran,dan dilakukan sepenuhnya di Gedung MPR ".
18. Berharap difoto wartawan.
19. Kangen sama Harmoko Cs.
20. Study Perbandingan Antara Bayonet dan Peluru Karet.
21. bisa pacaran gratis di DPR, nginep lagii... :-)
Tuesday, May 27, 2008
Sunday, May 25, 2008
Suatu hari Si Petrus kebagian tugas jaga pintu Surga. Dipesan oleh Boss, “Pokoknya jangan biarkan seorang berdosa pun yang masuk ke kerajaan ini!”
“Siap, Boss!”, kata Petrus.
Baru beberapa menit berdiri di pos, ada seorang pencuri datang. Pencuri tempatnya di neraka kan? Maka si Perus menghalangi, nggak ijinkan tuh pencuri masuk ke surga. Si Pencuri ngotot, maksa terus mau masuk.
“Gua udah bertobat, udah hidup baek-baek sebelum mati!” kata si Pencuri.
Petrus nggak percaya, “Bohong, coba buktikan, emang elo udah baptis?”
Si Pencuri jawab, “Udah, gua udah dibaptis kok, pake nama 3 orang lagi, kalo nggak salah… Bapa, Anak, sama Roh Kudus, ya kan?!!!”
Petrus masih tidak percaya, “Coba, kalo emang elo udah bertobat, siapa nama anak Boss gua?”
Pencurinya nggak tahu, “Wah… nggak tau tuh, gua waktu baptis nggak dibilang siapa nama anakNya.”
“Yee… anak Boss gua aja nggak kenal, gimana bisa ngaku udah baptis, sono lu, pergi sono…. nggak pergi gua sambit nih!”
Boss mendengar ribut ribut di luar, disuruhnya malaikat memanggil Petrus.
Petrus datang menghadap, “Pet, ada apa di luar, kok ribut-ribut?”
Petrus menunduk, “Ampun Boss, ada pencuri yang ngotot mau masuk ke sini, tapi saya nggak ijinkan.”
Si Boss terhentak, “Apa? Pencuri? Petrus… cepat balik ke pos kamu sekarang… cepat…!!!”
Suara Boss menggelegar, Si Petrus takut juga, “Iya Bos… iya…”
Dengan terburu-buru Petrus keluar, kembali ke posnya.
Tapi belum sampai 1 menit, Petrus sudah balik lagi menghadap Boss.
“Ada apa, Pet? Masih ngotot dia?” tanya Boss.
Petrus menjawab dengan hati-hati, “Ampun Boss, ampun… anu… itu… gerbang depan hilang dicuri!”
“Terlambat…” gumam Boss.
Saturday, May 24, 2008
Pasir dan Batu
Ada sebuah kisah yang menceritakan tentang dua orang sahabat karib yang berjalan melintasi padang pasir.
Pada suatu saat, mereka sedang berargumentasi satu dengan yang lain. Akibatnya, salah seorang menampar wajah kawan akrabnya. Kawan yang ditampar itu merasa kesakitan, namun tanpa mengeluarkan sepatah katapun, ia menulis di atas pasir, “HARI INI, KAWANKU YANG PALING AKRAB MENAMPAR MUKAKU.”
Mereka melanjutkan perjalanan sehingga menemukan sebuah oasis. Di tengah oasis itu terdapat sebuah kolam dengan airnya yang jernih. Mereka berhenti di tempat itu untuk mandi. Kawan yang ditampar sampai kesakitan tadi, mulai tenggelam. Untunglah kawan akrabnya berhasil menolongnya. Setelah ia tenang lagi dari ketakutannya, ia menulis di atas batu, “HARI INI KAWANKU YANG PALING AKRAB MENYELAMATKAN JIWAKU”
Kawan akrabnya yang telah menolong dan menamparnya, bertanya kepadanya, “Mengapa kamu menulis di pasir setelah aku menamparmu, untuk kemudian kamu menulis di batu setelah aku menyelamatkanmu?”
Kawannya tersenyum dan berkata, “Bila seorang kawan menyakitimu, maka hendaknya kamu menulis di atas pasir. Hembusan angin pengampunan akan menghapusnya lenyap. Dan bila kawanmu berbuat sesuatu yang besar, hendaknya kamu mengukirnya di atas batu sebagai suatu kenangan hatimu. Tidak pernah ada hembusan angin yang dapat menghapusnya.”
Friday, May 23, 2008
Puisi ANak AcOuNtInG
Wahai Kekasihku ..
Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan Keuanganku
Wahai kekasih hatiku...
Jadi kan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku
Bila masa jatuh tempo tlah tiba
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Passiva
Wahai mutiara kalbu ku
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu
Wahai bidadariku
Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu
Seimbangkanlah neraca saldo kita
Yang membalut laporan laba rugi kita..
Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya
Jika di hari closing nanti, Tidak ada kecocokkan saldo..
mungkin cinta kita harus dijurnal balik…
Thursday, May 22, 2008
Pulang Ke Surga
Ada seorang laki-laki yang ayahnya baru saja meninggal. Ia datang ke gereja dan menemui seorang pendeta. Ia bertanya, "Pak pendeta, apakah ayah saya sudah masuk Surga?"
"Belum, anakku, ayahmu masih di dalam api penyucian karena dosanya banyak", jawab pendeta itu.
"Apa yang harus aku lakukan?", tanyanya.
"Kamu harus berdoa lebih banyak dan menyumbang uang untuk gereja ini" ,jawab pendeta itu. akhirnya ia menyumbang uang untuk gereja.
Keesokan harinya laki-laki itu datang lagi dan menanyakan hal yang sama tapi jawab pendeta itu, "Anakku, ayahmu belum masuk Surga. Kepalanya sudah keluar dari api penyucian tapi belum semua badannya."
Kemudian pendeta yang serakah itu menyuruh laki-laki itu lebih banyak berdoa dan menyumbang uang lagi. Keesokan harinya laki-laki itu datang lagi dan menanyakan hal yang sama. Tapi kata pendeta, "Separuh badan ayahmu sudah keluar dari api penyucian, tapi separuhnya lagi belum."
Akhirnya orang itu pun menyumbang uang lagi untuk gereja. Hari keempat orang itu datang lagi, tapi ia masih mendapatkan jawaban yang sama.
"Sebentar lagi ayahmu pasti masuk Surga. Kaki kanannya sudah keluar dari api penyucian. Kaki kirinya masih tertinggal", kata pendeta itu.
Apa yang terjadi? orang itu pergi. Pendeta itu keheranan dan bertanya, "Hei...kok malah pergi? Apa kamu ngga mau menyumbang uang lagi untuk gereja?"
Jawabnya, "Buat apa pak pendeta, ayahku yang meninggal adalah orang cacat"
Wednesday, May 21, 2008
HUmor love
Kisah dari sebuah Universitas di Jakarta tentang seorang gadis muda yang baru meninggal bulan lalu. Namanya Samara. Dia meninggal karena tertabrak truk. Samara punya seorang pacar namanya Ari. Kedua nya saling menyayangi. Mereka selalu berteleponan. Kamu tidak akan pernah melihat Samara tanpa handphonenya.
Sampai2 dia mengganti kartu Telkomsel nya ke indosat, agar mereka berdua berada di network yang sama dan mengirit pulsa serta signal yang kuat. Samara menghabiskan hampir setengah hari untuk mengobrol dengan Ari. Keluarga Samara pun tahu hubungan mereka. Ari sangat dekat dengan keluarga Samara (bayangkan hubung an mereka).
Sebelum dia meninggal dia selalu berkata pada teman2nya, "Kalo gua meninggal tolong kuburkan gua sama handphone gua". Dia juga mengatakan hal yang sama kepada orangtuanya. Setelah Samara meninggal tidak ada yang dapat mengangkat peti matinya. Saya juga berada disana. Banyak orang termasuk saya
yang mencoba tapi tetap tidak bisa. Akhirnya mereka memanggil "orang pintar". Dia memegang sebatang kayu dan mulai berbicara sendiri perlahan. Setelah beberapa menit orang pintar itu berkata, "Gadis ini kehilangan sesuatu disini." Lalu teman2 Samara berkata kepada orang pintar itu tentang keinginannya untuk dikubur dengan handphonenya. Kemudian mereka membuka kembali peti mati nya
dan menaruh handphone serta Simcardnya. Setelah itu mereka mencoba untuk mengangkat kembali peti matinya. Peti mati itu dapat diangkat dan dipindahkan ke mobil jenazah dengan mudah. Kami semua yang melihat ini sangat kaget.
Keluarga Samara tidak memberitahukan tentang kematian Samara kepada Ari. Setelah 2 minggu kematian Samara, Ari menelepon mama Samara dan berkata, "Saya akan pulang hari ini, tolong buatkan masakan yang enak untukku. Dan jangan katakan pada Samara bahwa aku akan datang, aku ingin membuat kejutan untuknya."
Mama Samara menjawab, "Datanglah dahulu, tante ingin memberi tahu sesuatu". Setelah Ari datang, mereka memberitahukan tentang kematian Samara. Ari mengira mereka sedang bercanda, dia hanya tertawa dan berkata
"Jangan bercanda, bilang pada Samara untuk keluar, aku membawa sesuatu untuknya." Akhirnya mereka membawa Ari ke kuburan Samara. Lalu Ari berkata, "Ini tidak mungkin. Kami berbicara kemarin. Dia masih tetap menelepon". Ari sangat terkejut. Tiba-tiba handphonenya berbunyi, "Lihat ini dari Samara, lihat ini..."
Ari memperlihatkan handphonenya ke keluarga Samara, dan mereka menyuruh Ari untuk menjawab. Ari menjawab telepon itu dengan memakai speaker. Mereka semua mendengar pembicaraan itu dengan sangat jelas jernih, tidak ada gangguan apapun. Dan itu benar2 suara Samara dan sangat tidak mungkin ada orang lain yang memakainya karena SimCard nya sudah dikubur bersama Samara.
Mereka semua sangat terkejut dan memanggil "orang pintar" untuk membantu mereka lagi. "Orang pintar" itu membawa temannya untuk mencari jawaban atas keanehan ini. Orang pintar dan temannya itu bekerja selama 5 jam. Dan akhirnya mereka menemukan jawaban nya.. ...
INDOSAT mempunyai signal yang TERBAIK. Kemanapun kamu pergi, jaringannya selalu ada (he...he..he. ..he...he. .)
Saturday, May 17, 2008
Udah 1 bulan ga masukin suatu artikel nie.Hari ini gwe mau cerita tentang suatu kejadian yang amat sangat di luar dugaan dah.hari Rabu kmaren anak anak smp Kanaan tanding melawan smp7.sebelumnya anak anak Kanaan ini udah ngelawan anak smp7b dan skarang mereka melawan anak smp7a nya.pertama tama sieh gak ada berita yang gak telalu menghebohkan sieh.
Pada saat sore sore terjadi sesuatu yang tidak terduga dimana salah satu pemain Guard Kanaan mengalami patah tulang di bagian kakinya.awalnya sieh gak bgitu percaya karena yah orang kan juga sering becada gtow-gtowan.namun ternyata setelah di selidikin apakah serius atow tidak juga saya kurang tau karena saya bukan pemain smp Kanaan,hanya Alumni saja gtow….
Ia sekarang sedang sdi bawa ke Surabaya untuk dilihat lebih lanjut.padahal anak-anak smp sepeti dia ituw udah bisa megang ring dengan 1tangan tanpa bantuan apapun lowh….ternyata hari ituw adalah hari tersial bagi Anak –anak Kanaan terkhususnya para pemainnya,dimana sebelum awal pertandingan teman dari hendro mengalami kecelakaan,lalu Guard Kanaan tersebut mengalami patah tulang pada saat pertandingan.dan hari itu juga hal buruk melengkapi kejadian saat itu,dimana sang Playmaker Kanaan ditilang Polisi.Wah,mungkin hari itu sudah menjadi hari yang paling sial bagi mereka.
.jpg)